GANJAR TETAPKAN LARANGAN “BUKBER” UNTUK PEJABAT JATENG, IKUTI INTRUKSI DARI PRESIDEN



Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menerapkan larangan buka puasa bersama pada Ramadan tahun ini bagi kalangan pejabat setempat.

Larangan tersebut merujuk pada Surat Sekretaris Kabinet Nomor R-38/Seskab/DKK/03/2023 tentang arahan terkait penyelenggaraan buka puasa bersama yang ditandatangani Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan ditujukan kepada pejabat pemerintahan.

“Kita menuju endemi, sehingga kita harus berhati-hati dan waspada,” kata Ganjar.

Ganjar mengungkapkan, pengalaman sebelumnya terkait pelaksanaan acara buka puasa bersama yang biasanya diikuti dengan cerita keramaian yang berpotensi pada sebaran kasus COVID-19 yang meningkat.

“Saya kira, buka bersamanya mesti diartikan dalam sebuah kesederhanaan dan secukupnya saja,” ujar Ganjar.

Ganjar setuju dengan arahan dari Presiden Joko Widodo agar tidak ada penyelenggaraan buka puasa bersama, apalagi saat ini juga sedang ramai isu-isu pamer kekayaan dan kemewahan di tengah masyarakat.

“Saya kira dalam konteks hari ini, saya setuju dengan arahan tersebut. Apalagi, beberapa hari kan terlihat cerita-cerita yang seperti pamer ya. Mudah-mudahan kalau mengadakan buka ya buka yang sederhana, bersama keluarga tidak ada unsur pamernya, setuju saya,” kata Ganjar.

0 Response to "GANJAR TETAPKAN LARANGAN “BUKBER” UNTUK PEJABAT JATENG, IKUTI INTRUKSI DARI PRESIDEN"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel