Karena Program Ganjar Pranowo, Warga Grobogan Saat Ini Memasak Menggunakan Gas Rawa Sejak 2017



Sudah enam tahun, warga Desa Rajek, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan tidak lagi bergantung pada gas elpiji subsidi. Masyarakat di Desa Rajek telah memanfaatkan gas rawa untuk memasak sejak 2017 hingga 2023.

Satu di antara puluhan warga yang menggunakan gas rawa untuk memasak adalah Siti Aminingsih. Dia mengaku telah menggunakan gas rawa untuk memasak sejak enam tahun silam dan masih berlangsung hingga sekarang.

“Alhamdulillah, saya pakai gas rawa sudah sekitar enam tahun. Tidak pakai gas elpiji. Cukup pakai gas rawa saja,” kata Siti ditemui di rumahnya RT07/RW01 saat memasak, Senin 19 September 2023.

Menurutnya, memasak menggunakan gas rawa, jauh lebih aman dan nyaman dibandingkan memasak menggunakan kompor gas elpiji. Apalagi, saat memakai gas elpiji, ia kerap kesulitan mencari gas elpiji isi ulang di warung di sekitar tempat tinggalnya.

”Kalau dulu ada elpiji, bingung nyari-nyari ke warung. Kalau sekarang, enggak. Alhamdulillah sudah siap gasnya. Setiap kali dibutuhkan, gas sudah ada,” kata wanita berusia 46 tahun ini.

Siti menceritakan, saat masih memakai gas elpiji, dalam sebulan dia harus membeli gas isi ulang ukuran 3kg sebanyak empat kali. Artinya, dalam seminggu ia harus mengeluarkan uang Rp20 ribu untuk membeli gas isi ulang ukuran 3kg.

Namun, sejak menggunakan gas rawa Siti bisa menghemat pengeluarannya. Dia bisa mengalihkan uang yang biasa dipakai membeli gas elpiji isi ulang untuk keperluan lainnya.

Oleh karena itu, ia berterima kasih kepada Ganjar Pranowo yang telah menginisiasi adanya pemanfaatan gas rawa di desanya. Siti berharap, Ganjar tetap peduli dengan keberlangsungan gas rawa di desanya serta mengembangkan pemanfaatan gas rawa di desa lain di Indonesia.

“Semoga selalu dibantu, dipantau biar gas selalu ada. Selalu siap untuk warga,” ujarnya penuh harap.

Sementara itu, teknisi separator gas rawa Desa Rajek, Sarmadi mengatakan, distribusi gas rawa ke rumah warga menggunakan dua separator. Separator pertama berfungsi memisahkan air dan gas. Sedangkan separator kedua berfungsi mengalirkan gas murni ke rumah warga.

“Kualitas gas rawa dibandingkan dengan biogas itu ya jelas tinggi gas rawa. Lebih bagus gas rawa. Dari segi keamanannya juga lebih nyaman gas rawa. Maksudnya kan (gas rawa) lebih cepat untuk memasak, voltasenya besaran gas rawa, lebih ringan gas rawa,” terang Sarmadi.

Konversi gas elpiji subsidi menjadi gas rawa di Desa Rajek tak lepas dari peran Ganjar Pranowo ketika masih menjabat sebagai Gubernur Jateng. Selain memberikan bantuan, Ganjar juga mengirimkan para peneliti, serta menggratiskan instalasi gas rawa hingga ke rumah warga.

0 Response to "Karena Program Ganjar Pranowo, Warga Grobogan Saat Ini Memasak Menggunakan Gas Rawa Sejak 2017"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel