Ganjar Pranowo Berkomitmen Untuk Memberikan Subsidi Harga Tiket Pesawat: Daerah Remote Harus Ada Perlakuan Khusus



Calon presiden nomor urut tiga Ganjar Pranowo berjanji memberikan subsidi untuk menurunkan harga tiket pesawat yang kini mahal. Utamanya harga tiket yang dimaksud adalah untuk perjalanan dari dan ke bagian timur Indonesia.

“Di daerah remote (terpencil) itu memang mesti ada perlakuan khusus. Maka, perlakuan khusus itu bisa bermacam-macam, ya, termasuk memberikan subsidi angkutan,” ujar Ganjar di Stadion Golo Dukal, Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Jumat, 26 Januari 2024.

Janji tersebut disampaikan Ganjar usai berdiskusi dengan banyak pihak terkait dengan harga tiket pesawat yang mahal. Oleh sebab itu, mantan Gubernur Jawa Tengah itu menyatakan siap menampung aspirasi bila ada masukan dari masyarakat luas. “Maka, ini yang penting hari ini yang kita pikirkan.”

Ganjar sebelumnya juga pernah menyebutkan bahwa pemerintah daerah bisa memberikan insentif. Insentif ini diperlukan agar membuat tiket pesawat lebih murah, sehingga banyak wisatawan ke destinasi pariwisata di bagian timur Indonesia

“Jadi, beberapa daerah yang hari ini ingin mendapatkan tempat atau destinasinya dikunjungi orang, dia membuat event (acara). Beberapa daerah karena belum ada penerbangan yang rutin, belum sehat kembali, mesti diberikan insentif. Apa? Daerahnya memberikan subsidi,” kata Ganjar.

Ia lalu mencontohkan insentif untuk penerbangan murah pernah diberikannya saat Ganjar menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah.

Adapun di situs web perjalanan wisata pukul 16.42 WITA pada hari ini terpantau harga tiket pada hari Ahad mendatang, 28 Januari 2024, rute Jakarta-Jayapura paling rendah Rp 4.264.000 dan paling mahal Rp 5.816.100.

Sedangkan harga tiket penerbangan untuk rute Jakarta-Sorong termurah Rp 2.637.300 dan paling mahal Rp 4.242.200. Tiket pesawat rute Jakarta-Kupang paling rendah Rp 1.732.400 dan termahal Rp 4.158.661.

0 Response to "Ganjar Pranowo Berkomitmen Untuk Memberikan Subsidi Harga Tiket Pesawat: Daerah Remote Harus Ada Perlakuan Khusus"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel