Ganjar Pranowo Menyebut Tidak Mengetahui Pertemuan Presiden dan Ketum PDI-Perjuangan



Ganjar Pranowo, calon presiden nomor urut 3, memberikan tanggapannya terkait kabar yang mencuat mengenai rencana pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Ganjar mengungkapkan bahwa ia baru mengetahui kabar tersebut melalui media massa dan tidak mendapat informasi langsung.

  1. Pertemuan yang Tak Diketahui Ganjar

Dalam wawancara di televisi nasional, Ganjar menjelaskan bahwa ia tidak mendapat pemberitahuan resmi terkait rencana pertemuan Jokowi dan Megawati. Ia menegaskan bahwa Jokowi biasanya akan menghubunginya secara langsung jika ingin bertemu, tanpa melibatkan pihak lain seperti Puan Maharani atau Pratikno.

“Saya tahunya dari media. Soalnya kemarin, Bu Mega ketemu saya di Bandung, tidak cerita. Ulang tahun partai juga tidak cerita, saya ketemu orang-orang di Istana yang biasanya kontak saya juga tidak. Mungkin Ibu Mega tidak mau ganggu saya, karena lagi kampanye,” ungkap Ganjar.

  1. Megawati Tidak Memberi Informasi

Ganjar juga menyoroti bahwa Megawati tidak memberikan informasi terkait pertemuan atau rencana tersebut. Bahkan, saat perayaan HUT ke-51 PDIP, Megawati tidak menyebutkan tentang ketidakhadiran Jokowi. Meskipun Jokowi berada di Filipina pada saat itu, Megawati tidak membahas hal tersebut dengan Ganjar.

  1. Ketidakhadiran Jokowi di Perayaan HUT PDIP

Pada perayaan HUT ke-51 PDIP, Jokowi berada di Filipina. Meski begitu, Ganjar mencatat bahwa Jokowi tidak memberikan ucapan selamat atau mengirimkan karangan bunga. Ganjar menduga bahwa Jokowi mungkin lupa mengirimkan karangan bunga, mengingat pada ulang tahun Megawati sebelumnya, Jokowi mengirimkan karangan bunga ke rumah Megawati.

“Kalau saya melihatnya barangkali beliau lupa, karena waktu Ibu ulang tahun, beliau kirim karangan bunga, jadi yang kemarin lupa, kemarin kan buktinya dikirim waktu ulang tahun Ibu, itu kan hubungan pribadinya berarti bagus,” papar Ganjar.

  1. Sinyal Politik dari Karangan Bunga

Ganjar menilai bahwa karangan bunga yang dikirimkan Jokowi saat ulang tahun Megawati merupakan sinyal politik. Karangan tersebut berisi bunga anggrek bulan ungu, mawar putih, lili, dan baby breath. Ganjar menginterpretasikan hal ini sebagai bukti hubungan yang baik secara pribadi dan sebagai upaya Jokowi untuk menjalin dukungan politik.

0 Response to "Ganjar Pranowo Menyebut Tidak Mengetahui Pertemuan Presiden dan Ketum PDI-Perjuangan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel