Komitmen Ganjar-Mahfud Untuk Mengentikan Pembabatan Hutan



Pasangan calon presiden dan wakil presiden Ganjar Pranowo dan Mahfud MD berkomitmen untuk menghentikan pembabatan hutan atau deforestasi di Indonesia, sebagaimana dalam visi mereka jika terpilih.

“Deforestasi merupakan salah satu masalah lingkungan yang serius di Indonesia. Deforestasi menyebabkan hilangnya hutan, yang berdampak pada berbagai masalah lingkungan, seperti perubahan iklim, banjir, dan kekeringan,” kata Ganjar dalam keterangannya, Minggu (21/1/2024).

Politikus PDIP ini menyadari hal tersebut masih terjadi dengan jumlah yang tak sedikit.

“Meski terus menurun, deforestasi masih terjadi dan jumlah ini sangat memprihatinkan. Kita harus segera mengambil langkah-langkah untuk menghentikan deforestasi,” tutur Ganjar.

Karenanya, lanjut dia, moratorium deforestasi merupakan langkah penting untuk menghentikan deforestasi di Indonesia.

Moratorium deforestasi akan memberikan waktu bagi pemerintah untuk melakukan reforestasi, reboisasi, rehabilitasi, dan restorasi hutan.

“Reforestasi, reboisasi, rehabilitasi, dan restorasi hutan merupakan upaya untuk memulihkan hutan yang telah rusak. Upaya ini penting untuk menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ungkap Ganjar.

Mantan Gubernur Jawa Tengah ini mengajak semua pihak untuk bersama-sama menghentikan deforestasi di Indonesia.

“Mari kita bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan menekan laju kenaikan suhu bumi sebagai langkah mitigasi perubahan iklim dengan menghentikan deforestasi,” kata Ganjar.

Lingkungan Hidup Berkelanjutan

Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 03 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD meluncurkan tujuh langkah untuk menciptakan lingkungan hidup berkelanjutan.

“Lingkungan hidup adalah aset yang sangat berharga bagi kita semua. Oleh karena itu, kita perlu menjaganya dengan baik. Tujuh langkah ini merupakan salah satu upaya kita untuk mewujudkan lingkungan hidup yang berkelanjutan,” kata Ganjar dalam keterangannya, Minggu (21/1/2024).

Adapun tujuh poin yang dimaksud diantaranya; kurangi emisi gas rumah kaca, harmoni hutan untuk keseimbangan, pengelolaan lingkungan hidup berkelanjutan, air untuk rakyat, adaptasi dan mitigasi krisis iklim, penerapan ESG (Environmental, Social, Governance), dan kampung sadar iklim.

“Deforestasi merupakan salah satu masalah lingkungan yang serius di Indonesia. Deforestasi menyebabkan hilangnya hutan, yang berdampak pada berbagai masalah lingkungan, seperti perubahan iklim, banjir, dan kekeringan,” kata Ganjar dalam keterangannya, Minggu (21/1/2024).

“Meski terus menurun, deforestasi masih terjadi dan jumlah ini sangat memprihatinkan. Kita harus segera mengambil langkah-langkah untuk menghentikan deforestasi,” tutur Ganjar.

Karenanya, lanjut dia, moratorium deforestasi merupakan langkah penting untuk menghentikan deforestasi di Indonesia.

Moratorium deforestasi akan memberikan waktu bagi pemerintah untuk melakukan reforestasi, reboisasi, rehabilitasi, dan restorasi hutan.

“Reforestasi, reboisasi, rehabilitasi, dan restorasi hutan merupakan upaya untuk memulihkan hutan yang telah rusak. Upaya ini penting untuk menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ungkap Ganjar.

Mantan Gubernur Jawa Tengah ini mengajak semua pihak untuk bersama-sama menghentikan deforestasi di Indonesia.

“Mari kita bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan menekan laju kenaikan suhu bumi sebagai langkah mitigasi perubahan iklim dengan menghentikan deforestasi,” kata Ganjar.

“Lingkungan hidup adalah aset yang sangat berharga bagi kita semua. Oleh karena itu, kita perlu menjaganya dengan baik. Tujuh langkah ini merupakan salah satu upaya kita untuk mewujudkan lingkungan hidup yang berkelanjutan,” kata Ganjar dalam keterangannya, Minggu (21/1/2024).

Adapun tujuh poin yang dimaksud diantaranya; kurangi emisi gas rumah kaca, harmoni hutan untuk keseimbangan, pengelolaan lingkungan hidup berkelanjutan, air untuk rakyat, adaptasi dan mitigasi krisis iklim, penerapan ESG (Environmental, Social, Governance), dan kampung sadar iklim.

Ganjar berharap, langkah konkret lainnya yang termaktub dalam visi misinya sebagai calon presiden bersama Mahfud MD yang menjadi calon wakil presiden dapat membantu mewujudkan Indonesia yang hijau, bersih, dan lestari.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta menjaga lingkungan hidup.

“Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan hidup kita. Mulailah dari hal-hal kecil, seperti mengurangi penggunaan plastik, menghemat air, dan menanam pohon. Dengan upaya bersama, kita dapat mewujudkan lingkungan hidup yang lebih baik untuk kita semua,” tutur Ganjar.

Cara Ganjar-Mahfud Tumbuhkan Ekonomi Sekaligus Lestarikan Lingkungan

Anggota Dewan Pakar Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD (Ganjar-Mahfud) Agus Hermanto menegaskan pasangan jagoannya bakal mengutamakan model pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan jika memenangi Pilpres 2024. Pendekatan ekonomi biru dan ekonomi hijau diprioritaskan demi memastikan gerak maju pembangunan tak merusak lingkungan.

“Pembangunan yang berkelanjutan dan berkontribusi terhadap penanggulangan perubahan iklim. Kita akan menggalakkan upaya penerapan ekonomi hijau. Penerapan ekonomi hijau ini juga menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia dalam jangka panjang yang bersifat inklusif,” ucap Agus.

Sebagaimana tertera dalam dokumen visi-misinya, salah satu misi Ganjar-Mahfud ialah ‘Mempercepat perwujudan lingkungan hidup yang berkelanjutan melalui ekonomi hijau dan biru’. Ekonomi hijau bakal dibidik lewat sejumlah program, yakni transisi energi, pembangunan desa mandiri energi, mengolah limbah jadi berkah, dan penerapan ekonomi sirkuler.

0 Response to "Komitmen Ganjar-Mahfud Untuk Mengentikan Pembabatan Hutan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel