Mahfud MD Menyerap Aspirasi Kelangkaan Pupuk dan Beras Dengan Siap Mengendalikan Peran Pangan di Indonesia



Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo menyebutkan bahwa padangannya di Pilpres 2024, Mahfud MD bakal bicara terkait peran negara dalam kendalikan harga pangan di Debat Keempat Pilpres 2024.

Hal itu dilakukan lantaran dirinya dan Mahfud kerap mendapat aspirasi langkanya pupuk dan melonjaknya harga bahan pokok saat turun ke masyarakat.

Ganjar mengaku, dirinya kerap mendapat aspirasi dari petani soal kelangkaan pupuk. Tak hanya itu, para perani yang ditemuinya juga mengaku bahwa hasil panennya dibayar murah. Bahkan, kata Ganjar, harga beras di pasar telah menembus Rp14 ribu per liter.

“Nanti malam akan ada debat para cawapres, Pak Mahfud akan debat. Kita akan bicara Bagaimana pangan ini harus dikendalikan oleh negara, tidak boleh tidak boleh pangan itu menjadi bahan liberal yang diperdagangkan,” terang Ganjar saat orasi di Hajatan Rakyat, di Bandung, Minggu (21/1/2024).

Menurutnya, negara harus bertanggung jawab untuk mengendalikan pangan. Untuk itu, ia bertekad akan mengembalikan fungsi Bulog pada semula agar dapat mengendalikan sembilan bahan pokok.

“Negara yang harus bertanggung jawab, kita kembalikan lagi Bulog pada fungsi awal untuk mengembalikan sembilan bahan pokok agar tidak diperdagangkan oleh siapapun, setuju?” seru Ganjar yang langsung disambut teriakan setuju oleh ribuan peserta yang hadir.

Lebih lanjut, capres yang didukung Partai Perindo itu juga mengaku kerap mendengarkan harapan anak muda. Ganjar pun berharap, anak muda bisa mau terjun ke dunia pertanian.

“Saya berharap betul banyak anak muda anak muda yang nanti mau berterjun terjun ke dunia pertanian, dia pintar, dia hebat, dia punya pikiran-pikiran untuk modernisasi pertanian kita,” kata Ganjar.

“Kita akan bantu mereka dengan teknologi informasi. Kita lakukan digitalisasi sampai kemudian pertanian kita maju dan itu yang kita libatkan anak muda,” tandasnya.

0 Response to "Mahfud MD Menyerap Aspirasi Kelangkaan Pupuk dan Beras Dengan Siap Mengendalikan Peran Pangan di Indonesia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel