Ganjar Pranowo Dihadapan Purnawirawan TNI-Polri: Kita Tidak Hanya Sebatas Omon-Omon



Calon Presiden Nomor urut 3, Ganjar Pranowo melangsungkan pertemuan dengan keluarga besar para purnawirawan TNI dan Polri, di Karanganyar, pada Rabu (7/2/2024). Ganjar hadir karena menerima dukungan dari keluarga purnawirawan TNI-POLRI untuk maju sebagai calon Kepala Negara RI.

Ganjar menjelaskan dukungan tersebut diterimanya berdasarkan hasil polling selepas debat capres terakhir pada hari Minggu kemarin (4/2/2024), yang menghasilkan posisinya tertinggi di antara capres lainnya. Ia mengatakan hasil tersebut diperoleh karena dirinya tegas mengatakan rakyat Indonesia masih sanggup mencari makan siang saat ini.

“Saya sadar saat debat kemarin, begitu pentingnya pengetahuan, kecerdasan, intelektualitas tak terkecuali kecerdasan emosional dan segala sesuatunya tidak hanya sebatas omong-omong,” ujar Ganjar di hadapan para keluarga purnawirawan tersebut.

“Pakai G ya, kenapa pakai G, karena Ganjar, kalau yang lain kan gak pakai G,” lanjut pria berambut putih tersebut.

Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu pun menuturkan, betapa pentingnya pemaparan visi-misi capres-cawapres, yang menggunakan data. Ganjar melanjutkan, pemaparan dengan data tersebut dimaksudkan agar masyarakat punya preferensi untuk memilih, bukan dengan hoaks dan fitnah.

“Apa yang menjadi program harus masuk pada substansi persoalan, jangan asal-asalan, kan tidak bisa hanya sekadar omong-omong. Jadi yang diperlukan di sini adalah sebuah konsistensi dalam membuat program,” singgung Ganjar.

Lebih lanjut, suami dari Siti Atikoh Supriyanti itu mengatakan dirinya secara jujur mengaku kaget saat mengetahui hasil polingnya di posisi tertinggi pasca-debat capres-cawapres yang terakhir. Ganjar menjelaskan, data polling tersebut pun diterimanya dari konfirmasi TNI dan Polri.

“Bukan saya mau sombong, tapi hasil konfirmasi dari TNI, konfirmasi dari Polri mereka katakan, Mas Ganjar yang Anda omongkan benar,” kata Ganjar.

Kendati demikian, Capres yang berpasangan dengan Cawapres Mahfud MD itu mengatakan tengah sedih lantaran demokrasi di Indonesia sedang diuji. Tokoh-tokoh agama mulai bicara, masyarakat sipil mulai teriak dan kampus ikut bergerak. Baginya, situasi itu adalah ‘kentongan’ bahaya demokrasi di Indonesia.

“Jangan mengintimidasi kampus, karena kampus merupakan mimbar akademik yang merdeka. Kebebasan mimbar dengan segala intelektualitas dan pengetahuannya,” lugas Ganjar.

Sekadar informasi, acara deklarasi dukungan pasangan Ganjar-Mahfud dari keluarga besar Purnawirawan TNI-Polri dihadiri mantan Kapolri, Jenderal Polisi (Purn) S. Bimantoro, mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa, Jenderal Polisi (Purn) Roesdihardio, Komjen Pol (Purn) Gatot Eddy Pramono, Komjen Pol (Purn) Luki Hermawan, Laksma TNI (Purn.) Agus Setiadji, Kombes Pol (Purn) Ibu Roesdihardi, Irjen Pol (Purn) Suparman dan puluhan jenderal lainnya.

0 Response to "Ganjar Pranowo Dihadapan Purnawirawan TNI-Polri: Kita Tidak Hanya Sebatas Omon-Omon"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel