Ganjar Pranowo Menyinggung Kepala Daerah Yang Berpihak Ke Paslon Lain Karena Disasar OTT KPK



Calon presiden (capres) Ganjar Pranowo menyampaikan sejumlah solusi untuk mengembalikan independensi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya, sejumlah solusi itu yakni penataan regulasi, sistem kelembagaan, dan aktor terbaik yang memimpin institusi itu.

“Yang paling penting dilakukan adalah merevisi UU KPK,” kata Ganjar saat berbincang dengan mantan Pimpinan KPK, Abraham Samad dalam podcast ‘Speak Up’, Jumat (9/2).

Ia berpendapat, UU KPK saat ini memudahkan lembaga antikorupsi itu dikooptasi. Ia pun menyoroti peristiwa yang terjadi baru-baru ini, seorang bupati yang wilayahnya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT), yang kemudian mendapatkan penundaan pemeriksaan usai menyatakan dukungan kepada salah satu pasangan calon (paslon) pada Pilpres 2024.

“Nggak bisa dipungkiri ya. Kemudian, diambil alih, diganti, sekarang kooptasi dari kelompok sini sehingga seorang bupati yang kena OTT, tiba-tiba besok pindah dukungan dan kemudian paling terdepan. Maka, sekarang menjadi guyonan. Iya kan? Kalau mau selamat dukunglah itu. gitu Jadi maksud saya, ini kan sinikal,” tegas Ganjar.

Ganjar juga mengemukakan pentingnya tindakan pencegahan korupsi pada setiap lini. Menurutnya, keteladanan pucuk pimpinan merupakan kunci dari pencegahan korupsi dan hal berbau fraud lainnya.

“Maksud saya pencegahan kan mesti dilakukan dengan apa? Keteladanan dari pemimpin tertinggi, ya teladan. Yang kedua, pemimpin tertinggi tangannya mau basah, mau kotor, karena apa? Karena dia mau mengawasi dengan turun langsung,” tegas Ganjar.

0 Response to "Ganjar Pranowo Menyinggung Kepala Daerah Yang Berpihak Ke Paslon Lain Karena Disasar OTT KPK"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel