Laksanakan Kampanye di Lumajang, Mahfud MD Mengkritik Pembagian Bansos Tidak Tepat Sasaran



Cawapres 03 Mahfud Md mengikuti doa bersama dan gebyar budaya di Desa Senduro, Kecamatan Senduro, Lumajang. Saat itulah dia mengkritik bansos yang disalurkan pemerintah.

Di hadapan relawan dan pendukungnya di Lumajang Mahfud Md menyampaikan kritik bagaimana pemerintah menyalurkan bansos secara langsung di jalan raya. Menurutnya itu tidak tepat sasaran.

Selain itu, seharusnya penerima bansos bukan dari keluarga pejabat yang punya kemampuan ekonomi yang cukup serta penerima bansos harus masuk dalam daftar sesuai nama dan alamat penerima.

“Bantuan sosial itu ada daftar penerimanya bukan dibagi di jalan raya. Bansos juga bukan diberikan kepada keluarga pejabat yang tidak miskin,” ujarnya saat orasi disambut tepuk tangan pendukungnya, Rabu (7/2/2024).

Mahfud menegaskan dia akan menertibkan hal-hal yang tidak tepat seperti itu bila bersama Ganjar terpilih menjadi presiden dan wakil presiden hasil Pemilu 14 Pebruari 2024 mendatang.

Dia menyatakan akan membuat program penerima bansos terdaftar dalam KTP sakti dan pemberian bantuannya tidak diantar Bupati, Gubernur atau menteri. Cukup melalui Kantor Pos.

“Penyaluran bantuan sosial akan ditertibkan oleh Ganjar Mahfud saat menjadi Presiden dan Wakil Presiden melalui program KTP sakti,” katanya.

Kunjungan Mahfud ke Lumajang pun ditutup dengan pembacaan selawat dan doa bersama serta pemberian jaket yang dia pakai kepada salah satu warga yang hadir.

0 Response to "Laksanakan Kampanye di Lumajang, Mahfud MD Mengkritik Pembagian Bansos Tidak Tepat Sasaran"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel