TPN Menyebut Program Ganjar-Mahfud Mengupayakan Penyetaraan Terhadap Kelompok Difabel



Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud Md., Arsjad Rasjid, mengatakan bahwa pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 3 mengupayakan penyetaraan bagi difabel atau penyandang disabilitas melalui program-program yang diusung.

“Jadi, dalam program, selalu kami berpikir bagaimana ke depannya supaya lapangan pekerjaan untuk yang difabel, untuk bicara sekolah ke depannya, dan ingin memastikan di setiap desa juga nantinya ada yang namanya mobil-mobil khusus bisa untuk mengatur disabilitas,” kata Arsjad di Pos Bloc, Jakarta, Minggu.

Arsjad juga mengatakan bahwa pasangan Ganjar-Mahfud memperhatikan kebutuhan penyandang disabilitas karena tidak ingin meninggalkan kelompok tersebut.

“Ini penting sekali karena jumlah penyandang disabilitas lebih dari 30 juta orang. Kami enggak bisa bicara memilih atau bagaimana. Kita tidak boleh meninggalkan siapa pun, we cannot leave anybody behind. Itu penting sekali. Itulah baru yang namanya Indonesia,” ujarnya.

Arsjad juga menjelaskan bahwa pasangan Ganjar-Mahfud tidak sebatas berjanji saja mengenai pemenuhan kebutuhan untuk penyetaraan bagi penyandang disabilitas.

“Jadi, Mas Ganjar bukan hanya berjanji, melainkan sudah melakukan di Jawa Tengah, dia mau melakukan di Indonesia,” tuturnya.

Ia mengungkapkan bahwa Ganjar juga sebagai ketua untuk Para Olimpik pada waktu itu.

“Jadi, bukan karena ingin running, ingin jadi seorang presiden, bukan, melainkan apa adanya. Nah, itu yang diperlukan,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Arsjad menuturkan bahwa masyarakat Indonesia memerlukan sosok pemimpin yang autentik dan apa adanya baik di depan maupun di belakang layar, atau di mana pun bersama rakyat atau tidak.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024, yakni pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. nomor urut 3.

KPU juga telah menetapkan masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, masa tenang pada tanggal 11—13 Februari, dan hari-H pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024.

0 Response to "TPN Menyebut Program Ganjar-Mahfud Mengupayakan Penyetaraan Terhadap Kelompok Difabel"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel